Mutiara Kata Para Ulama dan Cendekia

Apa yang akan kau tinggalkan?

Hendaknya seseorang berusaha memiliki anak yang akan berdzikir kepada Allah ta'ala sepeninggalnya, sehingga pahalanya juga dapat ia rasakan. Atau, hendaklah ia menulis kitab tentang ilmu. Sebab, menulis ilmu ibarat anaknya yang akan tetap kekal. Dari kitabnya akan dinukil sesuatu yang dapat diikuti oleh orang lain. Inilah yang tak pernah mati. Suatu kaum telah meninggal, Sedangkan di tengah-tengah manusia mereka masih hidup.

(Ibnul Jauzy) 

[Dari Buku: Karena Ilmu mereka rela membujang/Syaikh Abdul Fattah/Zam-zam 2008/h.190]
Back To Top