Mutiara Kata Para Ulama dan Cendekia

Saat ku sholat

Bila tiba waktu sholat, aku berwudhu dengan sebaik-baiknya. Lalu aku mendatangi tempat yang akan aku pakai sholat, hingga seluruh anggota badanku terasa menyatu untuk shalat. Lalu aku berdiri. Aku bayangkan ka’bah di depanku. Jembatan shirat di bawah kakiku, surga di sebelah kananku, neraka serasa di sebelah kiriku. Malaikat maut di belakangku dan aku merasa seperti shalat terakhir kalinya. Lalu aku dirikan shalat antara perasaan penuh harap dan penuh takut. Aku takbir dengan benar. Membaca ayat dengan tartil. Ruku’ dengan penuh tawadhu’. Sujud dengan khusyu’, duduk dengan penuh ikhlas. Begitupun aku tidak tahu, apakah sholatku diterima atau tidak.

(Hatim al-Asham)

[tarbawi, ed. 217, th. 11, Dzulhijjah 1430, 17/12/2009, h. 11]
Back To Top