Mutiara Kata Para Ulama dan Cendekia

Mengapa Kau Tinggalkan Allah?

Apakah aku belum memberitahukan bahwa engkau tidak sepatutnya membawa ilmumu ke pintu para penguasa dan para hamba dunia? Mengapakah engkau tetap melakukan itu, wahai Atha’? Engkau mendatangi orang yang menutup pintunya untukmu, yang menampakkan kefakirannya kepadamu yang menyembunyikan kekayaan darimu. Dan sebaliknya, engkau justru meninggalkan Allah yang membukakan pintu-Nya untukmu, dzat yang menunjukkan kekayaan-Nya untukmu dan yang berfirman “Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku kabulkan doamu” (Ghafir : 60).
Ingatlah wahai Atha’, terimalah yang sedikit dari kehidupan dunia disertai kearifan, janganlah menerima yang sedikit dari kearifan disertai dengan kehidupan dunia. Ingatlah wahai Atha’, jika engkau puas dengan apa yang mencukupimu, maka yang sedikit dari urusan duniawi menjadi cukup bagimu. Akan tetapi jika yang mencukupi tidak memuaskan engkau, maka segala macam urusan duniawi tidak pernah bisa membuatmu puas. Ingatlah wahai Atha’, bahwa perutmu ibarat laut, apa pun nama laut itu. Atau lembah, apa pun nama lembah itu yang tidak pernah dapat dipenuhi selain dengan tanah.

(Pesan Wahb bin Munabbih pada Atha’ al Khurasani)


[Dari buku: 1001 Kisah Teladan/Hani Al Haj/Pustaka al Kautsar/h. 53]

Back To Top