Mutiara Kata Para Ulama dan Cendekia

Kamu akan tersesat saat meninggalkan sunnah Nabimu

Barangsiapa yang besok ingin menghadap kepada Allah sebagai seorang muslim, maka hendaknya ia menjaga salat-salat fardhu ketika ia mendengar adzan, karena Allah ta’ala mensyariatkan cara-cara yang mengandung petunjuk kepada nabimu, dan salat fardhu itu termasuk sunnah nabimu.

Demi Allah seandainya kamu mengerjakan shalat di rumah masing-masing sebagaimana orang-orang yang tidak mengerjakan shalat jama’ah, maka berarti kamu telah meninggalkan sunnah nabimu. Seandainya kamu meninggalkan sunnah nabimu, maka kamu akan tersesat.

Sungguh pernah terjadi di kalangan kita suatu masa, dimana tidak seorang pun yang meningalkan salat jama’ah kecuali orang munafik yang terang-terangan, dan kita mengetahui bahwa pernah ada seseorang yang didukung oleh dua orang untuk ditegakkan dalam shaf.

Dan tidak ada seseorang yang berwudhu dengan sempurna, kemudian ia pergi ke masjid lantas salat di masjid itu, melainkan Allah mencatat setiap langkah itu satu kebaikan dan dinaikkan satu derajat serta diampuni satu dosa, sehingga kami memperpendek langkah kaki, supaya tambah banyak hitungan langkahnya. Shalat seseorang dengan berjama’ah itu lebih utama dari shalat seseorang yang sendirian dengan 25 derajat.

(Abdullah bin Mas’ud)


[Terjemah Tanbihul Ghafilin jilid I/Abu Laits As Samarqandi/Toha Putra/h. 440-441]

Back To Top