Pencarian

Memuat...

Hikmah This Week

Berlangganan

Rabu, 26 November 2014

Pertanyaan yang mengejek

Apabila kamu bertanya kepada sahabatmu, “Bagaimana keadaanmu pagi ini?” lalu ia menjawab, “Aku membutuhkan sesuatu.” Namun kemudian kamu mengacaukannya dan tidak memberi apa pun yang ia butuhkan. Maka pertanyaanmu itu suatu pengejekan terhadapnya.

(Hatim al Ashamm)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 170-171]
Selasa, 25 November 2014

Ilmu yang membuat menangis

Barangsiapa ilmunya membuat ia menangis, maka orang itu adalah orang alim.

(Sufyan ats Tsauri)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/Hal 164]
Senin, 24 November 2014

Yang memperoleh keselamatan

Barangsiapa merasa cukup hanya dengan berbicara tentang ilmu tanpa zuhud dan pemahaman (disertai amal), maka ia telah berbuat zindiq (kekafiran). Barangsiapa merasa cukup dengan zuhud tanpa pemahaman dan bicara tentang ilmu, maka ia telah melakukan bid’ah. Barangsiapa merasa cukup dengan pemahaman tanpa zuhud dan berbicara tentang ilmu, maka ia telah berbuat kafasikan. Dan barangsiapa menghimpun antara itu semua, maka ia telah memperoleh keselamatan.

(Hatim al Asham)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 162]
Minggu, 23 November 2014

Makhluk yang paling buruk

Pada akhir zaman nanti para ulama saling iri berebut mendekati umara seperti kecemburuan laki-laki pada perempuan, mereka itu makhluk Alah yang paling buruk.

(Ka’ab al Ahbar)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 162]
Sabtu, 22 November 2014

Tanda penuntut ilmu karena Allah

Diantara tanda orang yang menuntut ilmu karena Allah swt. adalah bahwa ia hidup dengan zuhud, wara’, takut kepada Allah dan sabar menghadapi perlakuan yang menyakitkan dari orang lain.

(Sufyan At Tsauri)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 161]
Jumat, 21 November 2014

Umat tak kan binasa kecuali karena buruknya ulama

Umat tidak akan binasa kecuali dari arah ulamanya yang buruk. Mereka duduk pada jalan yang maha Rahman tetapi memotong jalan terhadap hamba-hamba Allah dengan amal perbuatan buruk mereka.

(Fadhil bin Iyadh)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 161]