Sabtu, 23 Agustus 2014

Anugerah bagi yang keluar dari kemaksiatan

Orang yang dikeluarkan oleh Allah dari kehinaan maksiat, maka akan Dia kayakan tanpa harta benda, Dia muliakan tanpa keluarga, Dia cumbu tanpa manusia.

(Ja’far bin Muhammad)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 38]

Jumat, 22 Agustus 2014

Kenapa Tega Menyakiti Kekasihnya?

“Tidak sepantasnya bagi orang berakal menyakiti kekasihnya.” Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi?” ia (Abdullah bin Abbas) menjawab, “Orang menyakiti dirinya dengan menentang Tuhannya.” 

(Abdullah bin Abbas)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 37]

Kamis, 21 Agustus 2014

Semua dosa tercatat, kenapa enggan bertaubat?

Belumkah tiba saatnya bagi orang yang berdosa untuk bertaubat? Sebab, sesungguhnya dosanya tertulis dalam catatan. Kekal dalam kuburnya ia mendapat kesusahan dan dengan dosanya itu ia digiring ke neraka. 

(Ahmad bin Harb)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 37]

Rabu, 20 Agustus 2014

Segeralah dan jangan mencari-cari alasan

Bilamana kamu melakukan perbuatan maksiat terhadap Allah, maka segeralah bertaubat dan menyesal. Janganlah mencari-cari alasan terhadap orang, sebab hal demikian lebih besar dosanya dari pada perbuatan maksiatmu.

(Ibrahim bin Adham)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 37]

Selasa, 19 Agustus 2014

Lima Hal antara Iblis dan Adam

Iblis menderita karena lima hal, yaitu karena ia tidak mengakui dosanya, tidak menyesali kesalahannya, tidak mencela dirinya, tidak segera bertaubat, dan putus harapan dari rohmat Allah. Sebaliknya Adam berbahagia karena lima hal, yaitu karena ia mengakui dosanya, menyesali perbuatan dosanya, mencela dirinya, segera bertaubat, dan tidak putus harapan dari rahmat Allah.

(Abu Muhammad Al Marwaji)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 37]

Senin, 18 Agustus 2014

Tanda Kekelaman Hati

Apabila seseorang bertekad meninggalkan dosa-dosa maka Allah mendekatkan pertolongan-Nya dari segala sisi. Dan tanda-tanda kekelaman hati itu ada tiga yaitu : tidak takut pada dosa-dosa, tidak berupaya keras pada amal-amal ketaatan dan tidak mudah menerima nasehat. 

(Abu Turab Al Nakhsyi)


[Dari Buku: Laa Taghtar – Jangan Terbuai/Ahmad Izzan/Penerbit OASE – Mata Air Makna/hal 36]